review film DUKA SEDALAM CINTA
duka sedalam cinta
cerita yang ringan namun sarat makna
duka sedalam cinta merupakan sekuel dari film ketika mas gagah pergi yang menemui penontonnya dibioskop mulai tanggal 19 oktober 2017. Duka sedalam cinta sendiri masih dengan kekuatan cerita awalnya dari KMGP tentang adik kakak, gita dan gagah, hanya saja ada beberapa tokoh penting yang tidak tampil dibagian KMGP akhirnya muncul dalam film ini, yakni tokoh kyai Ghuffron dan Nadia Hayuningtyas yang merupakan jalan hijrah gagah dan gita.
karakter gita yang kuat dalam film ini memberikan sentuhan yang epic, penampilannya yang anak zaman now bener-bener kerasa dalam film ini.Tokoh gita mampu memainkan emosi dan perasaan penontonnya. terbukti ketika scene gita menangis, maka separoh penonton dibioskop juga ikut menangis.
karakter gagah dari segi penampilan dalam film ini tidak berbeda jauh dengan gagah pada bagian pertama filmnya, yang menjadi pembeda gagah sebelum dan saat hijrah adalah 'jenggot Gagah'. jika pada bagian pertama filmnya KMGP 1, tidak diceritakan penyebab awal hijrahnya gagah dan apa yang terjadi kepada gagah selama di Ternate, nah di duka sedalam cinta ini semua dibuka kisahnya.
lalu tokoh Yudi, yang selalu menarik saat berceramah didalam kendaraan umum, dibagian kedua film ini kegiatan yudi tersebut tidak sebanyak dibagian pertama film sebelumnya. Yudi kemudian mengambil peran penting untuk bab kehidupan duka sedalam cinta dari tokoh gita.
karakter nadia yang menjadi salah satu jalan hijrah gita, juga dalam film ini kurang ditampilkan, terhitung karakter Nadia hanya tampil dalam 4 scene. meski begitu tokoh nadia tampil memukau dibagian akhir film ini. mengharu biru dan bagian ini yang tidak ketebak oleh siapapun pembaca novel KMGP.
teka teki takdir, jodoh dan maut : gagah,gita,yudi dan nadia semua terjawab dalam film ini, karena pada film pertamanya penonton berteka teki dan berspekulasi sendiri menurut pemikiran dan acuan dari novel kmgp.
adapun tokoh para preman insyaf, selalu memberikan nuansa 'pecah perut' kepada penontonnya akibat ulah dan celotehan mereka di setiap scene.
cerita flashback tampil dominan dibeberapa scene, untuk tujuan memperjelas bagian cerita film sehingga penonton film DSC yang tidak menonton bagian pertama film KMGP bisa mengikuti alur cerita film ini.
over all, film dengan cerita ringan namun memberikan sarat makna, mengambarkan bagaimana manusia seharusnya berbuat dan bagaimana manusia hidup yang semestinya. seperti prinsip TERIMA KASIH.
dalam film ini juga digambarkan bagaimana ketika seseorang menapaki jalan hijrah lalu dihadapkan dengan perkara-perkara yang menguji keimanannya.
tetap juara untuk adengan non mahram yang tak bersentuhan. prinsip-prinsip yang patutnya diperhatikan oleh setiap pengkarya film islamic.
saya sebagai penonton film KMGP dan DSC , berterima kasih untuk karya ini, untuk setiap perjuangan crew film menghasilkan film dengan efek visualisasi yang memanjakkan mata dengan pemandangan indah yang ada di indonesia Timur, yang menjejukan hati dengan banyaknya dialog-dialog yang menjadi ibroh untuk penontonnya.
film ini sukses menyeret kembali langkah saya untuk menginjakkan kaki kembali kebioskop, setelah terakhir kali saya menginjakan kaki ke bioskop tahun lalu, untuk menonton film KMGP pada 04 februari 2016 prekuel dari film DSC. jika Tahun lalu saya bisa menonton film KMGP 3 kali dibioskop karena filmnya mendapat layar reguler, nah Untuk DSC saya bisa menontonnya melalui Nobar yang diadakan komunitas di kota ini.
setiap orang punya kesempatan untuk mengambil andil dalam memperpanjang usia layar-layar baik dibioskop dengan cara menontonnya di awal penanyangan film dan mengajak sebanyak-banyaknya orang untuk menonton film inspiratif ini, sebab kita berbuat sebisa kita, semampu kita.
buat kamu yang belum nonton, segera merapat kebioskop, maka kamu akan mengerti dan memahami makna sebenarnya dari Duka Sedalam Cinta.
jadilah pemuda yang hidup tak sekedar hidup.
dibalik nobar DUKA SEDALAM CINTA MAKASSAR mari terus berjabat tangan dan berjabat hati untuk jalan kebaikan ini. generasi muda yang gagah adalah mereka yang kurang tidurnya dan banyak kerjannya, mereka adalah generasi gagah yang saya temukan dibalik suksesnya Nobar DUKA SEDALAM CINTA di Makassar, sekumpulan anak muda yang mau berpayah-payah meluaskan layar kebaikan, terima kasih untuk ukhuwah yang terjalin yang berawal dari sebalik layar nobar DSC, betapa bahagianya setiap jiwa jika memiliki sahabat yang mempunyai visi misi yang sama untuk menyusuri jalan-jalan surga-Nya. seduka apapun terjal dan curamnya jalan yang dilalui, selama memiliki sahabat syurga, maka setiap kesulitan itu akan dilalui. semoga Allah senantiasa luruskan setiap niat, semata-mata yang dilakukan untuk mendapatkan ridha Nya.
makassar 28 oktober 2017.
review film DSC



Komentar
Posting Komentar