SEMUA TAKDIR AKAN BERJALAN WALAU TERHADAP LUBANG JARUM
SEMUA TAKDIR AKAN BERJALAN WALAU TERHADAP LUBANG JARUM
Atas nama hidup,
yang dibenci bukanlah yang kau hindari serta takuti,
dan yang dicintai bukanlah yang kau hasratkan.
banyak ketakutan manusia yang tak nyata,
lalu mengapa harus bersedih karena sesuatu yang tiada berguna?
wahai orang-orang yang tertimpa musibah, sesungguhnya tak ada sesuatupun yang hilang dari kalian. kalian justru beruntung karena Allah selalu menurunkan sesuatu kepada hamba-hambaNya dengan surat ketetapan yang disela sela huruf kalimatnya terdapat suatu kelembutan, empati, pahala, ada balasan dan juga pilihan. maka dari itu, siapa saja yang tertimpa musibah, ia harus menghadapinya dengan sabar, mata jernih dan pola pikir yang panjang, dengan begitu ia akan menyaksikan bahwa buah manis dari musibah itu adalah :
''lalu , diadakan diantara mereka dinding yang mempunyai pintu. disebelah dalamnya ada rahmat dan disebelah luarnya dari situ ada siksa'' (QS. Al-Hadid 13)
jangan bersedih, karena qadha' telah ditetapkan, takdir pasti terjadi, pena-pena telah mengering, lembaran-lembaran catatan ketetapan pun telah dilipat, dan semua perkara telah habis ditetapkan. betapapun kesedihan tidak akan mengajukan atau memundurkan kenyataan yang akan terjadi, dan tidak pula akan menambahkan atau menguranginya.
Ketahuilah bahwa apa yang menimpamu tidak akan luput darimu, dan apa yang tidak akan menimpamu tidak akan pernah menimpamu.
jangan bersedih, sebab orang yang bersedih itu ibarat seorang wanita yang mengurai pintalan tenun setelah kuat pintalannya, ibarat seorang yang meniup wadah yang berlubang dan ibarat seorang yang menulis diatas air dengan tangannya.
jangan bersedih sebab usia anda yang sebenarnya adalah kebahagiaan dan ketenangan hati anda. oleh sebab itu jangan habiskan usia anda dalam kesedihan.
jangan bersedih, karena detik ini masih dapat minum air yang jernih, menghirup udara yang segar, berjalan diatas kedua kaki, dan masih bisa tidur nyenyak malam hari dibawah rumah yang nyaman.
tenggok nun jauh saudara-sudara kita, apa kabarnya mereka di Palestina, suriah, rohingya, somalia,,, dan sudut-sudut bumi lainnya??
jangan bersedih, jika memang anda seorang muslim yang beriman kepada Allah, sebab masih banyak orang diluar sana yang masih kafir dan mengingkari Allah.
berbahagialah dengan iman islam, dengan keamanan, dengan air dan roti yang dimakan sebagai penganjal perut, berbahgaialah dengan tangan dan kaki yang masih bisa berbuat untuk kebaikan orang lain, berbahagialah dengan keadaan.
mari menatap kedalam diri sendiri, mungkin kesedihan itu sebab kita kurang mensyukuri nikmat Allah yang kita punya, kurang berterima kasih kepada diri sendiri, kurang berkomunikasi dengan hati, cobalah sekejap berdiri didepan cermin lalu tatap diri dengan lekat, lalu ucapakan pada sosok yang kamu lihat dicermin:
'' saya sayang kamu, maafkan jika selama ini saya banyak menyakitimu, mendzalimu, dan berbuat hal-hal yang akan menyeretmu kelak kedalam kebinasaan.
saya berterima kasih sebab kamu senantiasa bersama saya, mulai hari ini marilah kita belajar untuk menghargai pemberian Allah, mari belajar jadi baik, mari belajar menjadi pribadi yang bermanfaat untuk sesama, mari kita belajar lebih sabar, mari kita belajar untuk senantiasa berbaik sangka kepada Allah maupun sesama, semoga Allah menolong kita.
mengapa sebuah musibah harus menghimpit dada. padahal disisi Allah telah tertulis jalan keluarnya.
nilai manusia sebenarnya
adalah bakat-bakat yang terpuruk dan sifat sifat yang mulia.
bukan pakaiananya, bukan sepatunya, bukan istananya dan bukan pula rumahnya.
nilai manusia itu terletak dalam keilmuan, kedermawanan, kesabaran dan akalnya.
Komentar
Posting Komentar