KETIKA MAS GAGAH PERGI
Review . berat rasanya melepaskan Film KETIKA MAS GAGAH PERGI dari layar reguler Bioskop. Film baik ini hanya mampu bertahan sampai minggu ke tiga penayangannya, dan hanya di beri jatah layar di 60 an bioskop di tanah air. Ini bukan film baik pertama yang "diintimidasi" oleh pihak industri. Sebelumnya ada Film Tausiyah Cinta yang hanya mendapat jatah 10 layar bioskop di indonesia dan bertahan juga 3 pekan. Kemudian ada film 3 Alif Lam Mim yg malah lebih "parah" pada awalnya filmnya di cekal dan hanya tayang di 3 layar bioskop di jakarta, dan hanya bertahan 7 hari lalu harus "dipaksa" turun dari layar. Ada apa dengan industri film indonesia???? Ketika dakwah hendak ditebar untuk umat, maka disana pula mereka berusaha untuk melakukan penekanan, sadar tidak sadar, namun jika anda paham ttg Ghazwul fikri,, maka kita akan tahu kemana penonton akan mereka giring. Dan mereka akan memaksa memalingkan wajah2 ke "fokus" yang mereka buat. Yaa Alangkah lucunya Negeri ini, dan yang lebih lucunya ...banyak yang tak sadar, dan tak mau sadar bahkan peduli,, dengan pengiringan mereka terhadap pemuda/i islam ke cara pandang mereka. Pemikiran sekuler,liberal akan mereka program untuk mindset Pemuda/i indonesia, yaa inilah gambaran diindonesia, terbukti pemuda/i indonesia lebih "senang" di giring dalam suasana tontonan cengeng,kegalauan "cinta", tangis pengharapan ,tangis penantian,, yaa mungkin anda berpikir, ini hanya tontonan,, nah jika anda berpikiran seperti itu, selamat bahwa anda telah masuk"perangkap" ,,, mereka tak perlu mengubah identitas agama dalam kartu tanda pengenal anda,, karena buat mereka,, tulisan di KTP tak perlu diganti yang terpenting adalah kita program mereka untuk mindset yang jauh dari islam.
Tak perlu ketawa,,, lihat saja sudah berapa tontonan yang mereka buat yang membuat anda menangis?? Yaa film2 mereka menjamur dimana2,, karena mereka "punya" industri , mereka ganti tontonan yang menuntun menjadi tontonan yang mengikat akal pikiran.
Dakwah nyata didunia bergetah,, kata2 ini sering terucap oleh tokoh pemeran Mas gagah
betapa tidak,, karena para pejuang film dakwah, paham betul tentang realita dalam industri perfilman, dan didukung lagi para penonton "emoh" untuk memutarkan wajahnya pada sesuatu yang menjadi tuntunan. Nilai2 keislaman tak dihiaraukan,,, yang penting " memuaskan" perasaan dengan tontonan. Inilah alasan mengapa pemuda/i kudu belajar, kudu melek intelektual, kudu paham, bahwa ketika kita tak peduli maka di saat itu juga mereka mengambil kendali, mungkin dari teman2 sejak kemaren,,, sudah ada berpikiran " nih' kok promosi terus,, update melulu,, ?? Karena sejauh ini kami baru bisa bantu segitu untuk pejuang film dakwah,, bantu menyuarakan ,,,, seandainya bisa berteriak untuk orasi,,, kami juga akan ikut turut ke sana. Terdengar lebay??? Jika anda berpikir ini lebay?? Lalu bagaimana dengan kisah2 sahabat Rasulullah SAW kala membela dan membantu Rasulullah untuk berdakwah menyuarakan dan memperkenalkan islam ??? Namun sekali lagi alangkah lucunya negeri ini,, negeri dengan hampir 170 juta umat muslim,,,, namun Ajaran islam itu sendiri asing untuk mereka. Selamat menilai, selamat menonton. (Salam Gagah dari Sahabat yang berjuang untuk menjadi Gagah).
Tak perlu ketawa,,, lihat saja sudah berapa tontonan yang mereka buat yang membuat anda menangis?? Yaa film2 mereka menjamur dimana2,, karena mereka "punya" industri , mereka ganti tontonan yang menuntun menjadi tontonan yang mengikat akal pikiran.
Dakwah nyata didunia bergetah,, kata2 ini sering terucap oleh tokoh pemeran Mas gagah
betapa tidak,, karena para pejuang film dakwah, paham betul tentang realita dalam industri perfilman, dan didukung lagi para penonton "emoh" untuk memutarkan wajahnya pada sesuatu yang menjadi tuntunan. Nilai2 keislaman tak dihiaraukan,,, yang penting " memuaskan" perasaan dengan tontonan. Inilah alasan mengapa pemuda/i kudu belajar, kudu melek intelektual, kudu paham, bahwa ketika kita tak peduli maka di saat itu juga mereka mengambil kendali, mungkin dari teman2 sejak kemaren,,, sudah ada berpikiran " nih' kok promosi terus,, update melulu,, ?? Karena sejauh ini kami baru bisa bantu segitu untuk pejuang film dakwah,, bantu menyuarakan ,,,, seandainya bisa berteriak untuk orasi,,, kami juga akan ikut turut ke sana. Terdengar lebay??? Jika anda berpikir ini lebay?? Lalu bagaimana dengan kisah2 sahabat Rasulullah SAW kala membela dan membantu Rasulullah untuk berdakwah menyuarakan dan memperkenalkan islam ??? Namun sekali lagi alangkah lucunya negeri ini,, negeri dengan hampir 170 juta umat muslim,,,, namun Ajaran islam itu sendiri asing untuk mereka. Selamat menilai, selamat menonton. (Salam Gagah dari Sahabat yang berjuang untuk menjadi Gagah).

Komentar
Posting Komentar